Warga Temukan Bunga Bangkai di Kawasan TNGP

Warga Temukan Bunga Bangkai di Kawasan TNGP

 

DSC_0168

Minggu, 21 Agustus 2016, ketika rombongan warga Rantau Panjang melakukan perbaikan ringan dam air bersih di Gunung Mentubang, desa Harapan Mulia Sukadana, tiba-tiba salah satu warga menemukan bunga yang dianggapnya aneh.

Bunga tersebut besar, baunya busuk menyengat dan banyak lalat disekitarnya. Yang berbunga, tinggi batangnya sekitar 50 – 100 cm. Ada juga yang tingginya antara 200 – 250 cm, namun tidak ada kelopak/mahkota bunganya lagi, hanya berbentuk daun bercabang saja. Daun-daunnya mekar.

Sepintas, daun yang mekar tersebut seperti cabang/rantingnya. Tapi jika diamati, cabang/ranting tersebut ialah daun. Bisa di bilang batang, cabang atau rantingnya ialah semu. Batang sesungguhnya adalah umbinya sendiri. Sedangkan batang/tangkai kelopak bunganya, merupakan batang semu, seperti halnya batang pisang.

Lebar/tinggi kelopak bunganya, antara 30 – 50 cm, berdiameter sekitar 20 cm, dengan panjang tangkai kelopaknya dari permukaan tanah sekitar 50 – 100 cm. Batangnya lembut seperti keladi. Ketika digali di pangkal batang/tangkainya, ditemukan umbi-umbi yang menyerupai umbi bengkoang.

iwan wka

Mahkota bunganya, bagian bawah berwana putih/abu-abu, bagian atasnya berwana ungu. Sedangkan bagian yang merupakan kepala putiknya, berwana ungu pula.

Di duga, bunga tersebut “Bunga Bangkai”, atau Bunga Refflesia (Amorphophallus). Demikian kesimpulan atau dugaan Wamin dan rekan-rekannya.

Menurut Muhammad Wamin (43 tahun), anggota rombongan, dia baru kali ini melihat bunga tersebut di Gunung Mentubang. Bahkan gunung lain yang ada di KKU, termasuk Gunung Palung yang pernah dijelajahinya, dia belum pernah menemukan bunga tersebut.

Untuk Gunung Mentubang saja, ini bukan kali pertamanya Wamin menapaki gunung tersebut. Sejak kecil dia sudah akrab dengan Gunung Mentubang. Namun dia tidak pernah menemukan bunga ini. Ini kali pertamanya dia melihat bunga besar beraroma busuk.

DSC_0155a

Dia tidak berani memastikan seratus persen itu bunga bangkai, karena dia belum pernah melihatnya secara langsung. Dia hanya pernah lihat di buku dan internet saja. Tapi dia sangat yakin, bahwa yang dia dan rekannya temukan itu adalah bunga bangkai.

Pernyataan Wamin ini dibenarkan rekannya Irwansyah dan rekan lainnya. Mereka pun baru kali ini menemukan bunga tersebut di wilayah KKU khususnya. Lebih dari sepuluh pohon mereka jumpai, bunga yang mereka duga bunga bangkai tersebut.

DSC_0171bWamin tak menampik. Bisa saja, dia dan rekannya yang baru kali ini melihatnya. Sebelumnya, mungkin sudah banyak orang yang menemukannya, khususnya di seputaran KKU. Namun menurut Andi (42 tahun), warga setempat yang ikut rombongan, bunga tersebut tak pernah dia lihat sebelumnya.

Untuk memastikan bunga ini bunga bangkai atau bukan, tentu ada ahlinya yang lebih pantas bicara. Jika ini benar-benar bunga bangkai, kita pantas bangga dan wajib melestarikannya. (Has)

%d blogger menyukai ini: