Mimpikan Jembatan Gantung di Pelapis


 

bukhori-mimpi-jembatan

Pelapis, adalah salah satu wilayah yang masuk dalam Kecamatan Karimata Kepulauan. Kecamatan termuda di KKU, yang di mekarkan pada tahun 2011.

Pelan namun pasti, geliat pembangunan terus merangkak di desa Pelapis. Mulai dari fasilitas pendidikan, kesehatan, maupun fasilitas pemerintah lainnya.

Meskipun begitu, hingga saat ini  belum semua fasilitas terpenuhi dengan maksimal. Terutama akses jalan dan jembatan penghubung antar pulau. Mengingat, masyarakat Pelapis dipisahkan oleh pulau-pulau.

Mengetahui dan mendengar keadaan Pelapis, mengerakan hati Bukhori, anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara untuk datang reses kesana. Datang ke daerah dimana ia dibesarkan. Salah satu bagian dari daerah pemilihan (dapil) II Pulau Maya dan Karimata. Tempat dimana ia meniti karier politiknya. Untuk datang menyerap aspirasi masyarakat pulau, yang jauh dan butuh perhatian.

Jika hari pertama, Minggu (6/3), Bukhori mengunjungi dusun Kelawar. Hari kedua, Senin (7/3) dia ke dusun Genting, pusat Pemetintahan Kecamatan. Membaur dengan masyarakat Pelapis tanpa sekat.

Melihat kondisi Pelapis secara langsung, Bukhori merasa simpatik. Dia menilai bahwa, hal yang sangat perioritas untuk diperjuangkan, adalah akses jembatan gantung. Jembatan yang menghubungkan antara dusun Kelawar dan dusun Genting, yang berjarak sekitar 200 meter saja.

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, pembangunan jembatan gantung ini penting. Karena, di Pulau Genting dan Kelawar terdapat fasilitas umum (fasum). Baik fasilitas ekonomi, maupun pemerintahan.

Apabila jembatan gantung terbangun, urusan dan aktivitas masyarakat kedua dusun tersebut tidak akan terhambat lagi. Kerana, selama ini masyarakat hanya memanfaatkan sampan kecil (kato), untuk transportasi penyebarangan.

Tidak hanya sebagai penghubung antar pulau. Dengan adanya jembatan gantung tersebut, diharapkan  memperlancar akses ekonomi masayarakat pulau. Selain itu, nilai jualnya adalah sebagai objek pariwisata. Apa lagi tahun ini, bertepatan dengan momen Sail Selat Karimata. Perhelatan akbar tersebut, dan bertarap internasional ini dipusatkan di Kabupaten Kayong Utara.

Selain memimpikan jembatan gantung, Bukhori juga memperhatikan nasib nelayan tradisional desa Pelapis. Menurutnya, masyarakat nelayan perlu diberdayakan dan di maksimalkan. Sehingga tingkat kesejahteraan mereka terus meningkat.

Dua permasalahan di atas adalah aspirasi utama masyarakat Pelapis yang harus diperjuangkan Bukhori. Ini merupakan buah dari resesnya, 6 – 7 Maret 2016 di Pelapis, Ibukota Kecamatan Karimata Kepulauan. (MH/IL)

Posted on 16 November 2016, in dprdkku. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: