Jembatan Sungai Mata Mata, Proyek Abadi yang tak Kunjung Usai…?


jembatan mata mata yang rusak di kayong utara 2

Kiranya wajar, apabila pembangunan proyek Jembatan Sungai Mata Mata dikatakan sebagai potret buruk molornya pembangunan. Entah siapa yang salah, pemerintah ataukah kontraktor pelaksana proyek? Atau barangkali, akibat lemahnya pengawasan. Sehingga proyek jembatan Mata Mata yang sudah puluhan tahun ini, menjadi terkatung-katung dan dibiarkan begitu saja.

Sedikit rujukan kita semua, bahwa Jembatan Sungai Mata Mata menghubungkan antara desa Sungai Mata Mata dengan desa Batu Barat. Kemudian desa-desa lain di perhuluan, seperti desa Lubuk Batu dan desa Matan Jaya. Bahkan jembatan tersebut, adalah satu-satunya penghubung jalur transportasi darat, menju desa-desa lain di pedalaman Ketapang. Juga sebagai penghubung jalan lintas provinsi.jembatan mata mata yang rusak di kayong utara

Sangat ironis. Dapat disaksikan dengan mata telanjang, bahwa hingga saat ini pembangunan jembatan Mata Mata, masih belum rampung. Menurut penulusaran Warta Kayong, pengerjaan proyek jembatan ini sudah 3 kali berganti kontraktor. Namun hingga kini, 3 kontraktor tersebut belum dapat menuntaskan pekerjaan. Sebab faktanya berkata, masyarakat belum dapat menggunakan jembatan tersebut secara maksimal.

Secara fisik, dari kejauhan jembatan ini terlihat berdiri kokoh. Namun sayang, masyarakat belum dapat melintasi jembatan kokoh tersebut. Masyarakat masih menggunakan jembatan lama yang sudah berumur 20 Tahun, dengan kondisi reot, serta tak layak dipakai.

Kekesalah masyarakat bukan tanpa alasan. Seperti pengakuan Usman, salah seorang warga Sungai Mata Mata. Bahwa jembatan yang kini sudah tak layak pakai tersebut, sering kali mengakibatkan kecelakaan. Misalnya orang jatuh ke sungai. Atau bahkan ada mobil yang terjun bebas, akibat jembatan tak memiliki pembatas/lening, bergelombang dan berlobang.

Diterangkan Usman pula, bahwa hingga saat ini masyarakat enggan melewati jembatan besi ini. Sebab, kondisinya belum layak dilewati. Selain itu, bagian utara jembatan kondisinya mengerikan. Bagian atas yang tinggi menukik ke bawah, sangat curam. Belum lagi ada retak-retak pada batas barau/turap, di kiri dan kanan jembatan. Sehingga sewaktu-waktu bisa mengancam pengendara. Jika pengendara  nekat melewatinya, bisa-bisa nyawa mereka jadi taruhannya.

Usman meminta kepada pemerintah daerah, secepat mungkin mengatasi permasalahan jembatan Mata mata, yang saat ini perlu perhatian serius. Sebab pemerintah daerah menurutnya, merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, segala usulan yang datangnya dari masyarakat, sesegera mungkin dapat ditindaklanjuti.

Uang yang berasal dari rakyat sudah banyak digelontorkan untuk pembangunan jembatan ini. Masyarakat hanya bisa berharap. Jangan sampai jembatan Sungai Mata Mata menjadi kenangan abadi. Kenangan buruk karena tak kunjung usai. (MIFTAHUL HUDA)

 

Posted on 5 Juni 2015, in Kasus. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: