Gegap Gempita Menyambut Realisasi UU Nomor 6/2014


gambar karikatur politik suap Gegap Gempita Menyambut Realisasi UU Nomor 6-2014

Per  Januari 2015, Undang-Undang Nomor 6/2014 tentang Desa mulai direalisasikan. Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota – Bidang Pemerintahan Desa, disibukan dengan ragam sosialisasi perjengajang.

Setiap desa di Indonesia pun sedang sibuk berbenah. Ada yang masih gagap dalam memahami UU tersebut. Ada pula yang telah siap dengan perangkat aturannya, sebagaimana amanat UU, PP 43/2014 dan berbagai Peraturan Menteri (Permen) yang berkaitan dengan menejemen Pemerintahan Desa.

Desa Sedahan Jaya Kabupaten Kayong Utara, termasuk desa yang telah siap menyambut realisasi UU Nomor 6/2014 tersebut. Kesiapan itu tergambar dari kesiapan administratif Pemerintah Desa. Misalnya, Perdes tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) 6 tahunan. Rencana Kegiatan Pembangunan Desa (RKPDes) jangka 1 tahunan. Serta Perdes tentang Rencana Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes) pertahunnya.

Idelanya, RPJMDes tersebut, sebelum UU Nomor 6/2014 lahir, setiap desa wajib memiliki. Selambat-lambatnya, 3 bulan setelah Kepala Desa (Kades) dilantik, RPJMDes telah dibahas dan ditetapkan dalam Paraturan Desa (Perdes) bersama BPD. Sebab, RPJMDes merupakan penjabaran dari visi dan misi Kepala Desa terpilih.

Kemudian, Desa wajib menyiapkan RKPDes pertahunnya. RKPDes merupakan penjabaran dari RPJMDes, yang dituangkan dalam RAPBDes dan Musrenbangdes. Semua ini merupakan kerangka kebijakan pembangunan di tingkat desa, yang wajib dipenuhi Pemerintah Desa. Termasuk Perdes lainnya, seperti Perdes Struktur Organisasi Pemerintah Desa, Kelembagaan Kemasyarakat, dan lain-lain, harus dipenuhi. Sehingga kinerja Pemerintahan Desa tidak asal.

Selain kesiapan perangkat aturan desa, Pemerintah Desa Sedahan Jaya telah menentukan Perangkat Desanya sesuai aturan baru yang berlaku. Seperti syarat umur Perangkat Desa minimal  20 tahun, dan maksimal 40 tahun. Syarat pendidikan terakhir harus SLTA sederajat. Tentu Perangkat Desa yang tidak memiliki kriteria tersebut, harus cepat disesuaikan.

Menurut PP 43/2014, Perangkat Desa terdiri dari: Sekretaris Desa, Kepala Seksi (Kasi), Kepala Urusan (Kaur) dan Kepala Kewilayahan atau Kepala Dusun (Kadus).

Jika di struktur Perangkat Desa sebelumnya tidak ada sebutan Kepala Seksi, dengan aturan baru, itu ada. Kepala Seksi ini minimal diisi 3 orang. Yaitu, Seksi Pemerintahan, Seksi Pembangunan dan Seksi Kesejahteraan.

Sebelumnya, Seksi Pemerintahan, Pembangunan dan Kesejahteraan di pegang Kepala Urusan (Kaur). Sedangkan posisi Kaur sekarang, terdiri dari: Kepala Urusan Administrasi, Urusan Keuangan dan Urusan Umum. Kemudian, baru penempatan jabatan Kepala Dusun.

Pemerintah Desa Sedahan Jaya yang dipimpin Nazanadira, telah menyiapkan segala sesuatunya, sesuai dengan amanat UU Nomor 6/2014. Dia tak ingin, Pemerintah Desa yang dipimpinya mengalami masalah dikemudian hari.

Tak tanggung-tanggung, Kades muda yang dikenal memasyarakat dan terbuka ini, bersama mitra kerjanya BPD, mengundang Bappeda, BPMPDKB – Bidang Pemerintahan Desa dan Camat dalam rapat pembahasan revisi RPJMDes. Acara yang dihela 28 Januari 2015 tersebut, berjalan lancar dan sukses. Alhasil, revisi Perdes RPJMDes berhasil dibahas dan ditetapkan.

Berkaca ke pengalaman sebelumnya. Dalam melaksanakan Alokasi Dana Desa (ADD), Nazanadira benar-benar memposisikan diri dan tupoksinya sebagai Kepala Desa, menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menyerahkan urusan teksnis kepada bidangnya masing-masing. Urusan keuangan diserahkan kepada Bendahara Desa, dan seterusnya. Sehingga tidak ada tumpang-tindih urusan.

Terobosan dan kesiapan Sedahan Jaya patut kita contoh. Selama 2 priode berjalan kepemimpinan Nazanadira sebagai Kepala Desa, bayak kemajuan yang telah desa ini capai. Salah satunya, di bidang pertanian yang semakin maju. Sedahan Jaya menjadi lumbung pangan Kayong Utara. Bahkan hingga memenuhi kebutuhan pagan Kabupaten Ketapang. (HASANAN)

 

Posted on 12 April 2015, in Warta Desa. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: