Setengah Abad Menanti Infrastruktur Bagus  


dprd-Setengah-Abad-Menanti-Infrastruktur-Bagus 2015

 

Jalan Seponti Jaya yang masih banyak rusak

Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Kecamatan Pulau Maya, dihadiri Ketua DPRD KKU M Sukardi SE MM dan Wakil Ketua DPRD KKU Tajudin SE di Kantor Camat Pulau Maya, Rabu (4/3) silam. Apalagi sudah setengah abad warga kepulauan menanti infrastruktur, seperti jalan ibukota kecamatan menuju ibukota kabupaten di Sukadana, terbangun dengan baik.

“Harapan utusan masyarakat dari berbagai perangkat pemerintah desa maupun dusun di kecamatan Pulau Maya, mengharapkan supaya akses jalan utama menuju ibukota kabupaten di Sukadana, dapat terselenggara dengan baik,” kata M Sukardi. Minimal, dapat terhubung dengan kondisi yang bagus. Bukan tambal sulam, menjadi kubangan bubur lumpur ketika hujan, hingga membahayakan pengguna jalan karena rusaknya akses utama itu.

“Kita berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kayong Utara (KKU) dengan sudah dijalankannya undang-undang nomor 6 tahun 2014 (UU 6/2014) di tahun 2015 ini, supaya pemenuhan infrastruktur sarana dan prasarana wilayah di Pulau Maya dapat terpenuhi dengan baik. Boleh percaya atau tidak, sudah setengah abad (50 tahun) lebih, warga Pulau Maya belum menikmati infrastruktur representatif menuju ibukota kabupaten di Sukadana,” tegas M Sukardi SE MM, Ketua DPRD KKU di ruang kerjanya di Sukadana.sungai mentabe kayong utara pt JV dprd-Setengah-Abad-Menanti-Infrastruktur-Bagus

menuju Matan Jaya masih menyebrang di sungai mentabe 

Legislator dari Kecamatan Pulau Maya dan Kepulauan Karimata ini mengakui kalau anggaran infrastruktur untuk tahun 2015 untuk Pulau Maya masih belum seberapa, namun Pemerintah KKU mesti prioritaskan jalan-jalan poros kabupaten. Khususnya jalan penghubung antardusun, antardesa, antara kecamatan ke desa-desa, serta menuju ke jalan akses utama menuju ibukota kabupaten.

“Pemerintah juga tahu kalau jalan dari ibukota kecamatan di Satai menuju Teluk Batang maupun dari desa Dusun Besar menuju ke Teluk Batang, masih buruk. Padahal melalui jalan darat itu, warga Pulau dapat menyeberang ke Teluk Batang untuk selanjutnya menuju ke ibukota kabupaten di Sukadana, dapat biaya murah kalau menggunakan kendaraan roda dua. Sampai saat ini di Pulau Maya masih belum ada kendaraan roda empat maupun lebih, mungkin juga karena jalannya belum mendukung,” tutur M Sukardi.

Ketika transportasi bagus, lanjut dia, maka lalulintas barang dan jasa akan berjalan dengan baik. Imbasnya pertumbuhan ekonomi kawasan akan meningkat pula. “Di sinilah tingkat kesejahteraan masyarakat secara tidak langsung akan naik, sehingga dapat mengakses kesehatan dan pendidikan, maupun pemenuhan hajat hidup yang lebih baik lagi,” tegas M Sukardi. (mah)

 

 

Posted on 5 April 2015, in Parlementaria and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: