Berkah Mangrove Bagi Masyarakat Pampang


suasana pantai pasir mayang yang indah dari sela sela mangrove

Mangrove, tak hanya memberikan hasil berupa kayu dan ikan-ikan. Namun keberadaannya amat penting bagi fungsi ekologi dan fungsi lainnya. Seperti : menyerap karbondioksida, menyediakan saluran air yang bisa aliri mencegah abrasi dan lain lain .

Bagi masyarakat Dusun Pasir mayang Desa Pampang Harapan Kecamatan sukadana kabupaten kayong utara. Karena mangrove, mereka mendapat berkah berlimpah. Salah satu berkah yang mereka panen setiap harinya adalah kerang dan ikan.ketua MPM kayong utara sedang berdialog dengan warga pasir mayang 2015 _DSC0565

Bagaikan tak pernah ada habisnya kerang dan ikan yang berada di sekitar areal mangrove tersebut di pungut setiap hari. Bahkan banyak juga masyarakat dari luar yang ikut memanen kerang laut di pantai pasir mayang tersebut.

Ramli, 25 Tahun adalah Salah satu warga pampang yang setiap hari memanen ikan dan kerang di pantai tersebut. untuk memenuhi kebutuhan lauk pauk Ramli bersama isterinya mencari kerang dan menjala ikan di pesisir sekitar areal hutan mangrove tersebut.para pemburu kerang pantai sedang berpose 2015

Menurut Yanti 23 Tahun, istri dari Ramli menerangkan bahwa, ia bersama masyarakat pampang dan para pencari kerang, pada waktu waktu tertentu mulai sore jam 2 hingga menjelang magrib biasanya mencari kerang beramai ramai. Dari mulai ujung tanjung sampai di batas pulau biasanya ratusan orang berderet mencari kerang. Terkadang masing masing orang mendapat 1 karung 25 kg.

Dari hasil mereka mencari kerang tersebut kebanyakan mereka konsumsi pribadi. Ada yang di jual, 1 Kg nya mencapai Rp. 5000 saja. Sedangkan bagi penangkap ikan rata rata mereka mendapat 2 Kg hingga 5 Kg Ikan, tergantung berapa lama mereka mencarinya. nelayan tradisional di pasir mayang sedang menjala ikan di sela sela hutan mangrove

Menurut Syahroni, kepala Rt 04 Dusun pasir Mayang menyatakan bahwa mangrove di sekitar pantai tersebut tidak pernah di tebang, bahkan ia bersama para warga menjaganya, sebab mereka merasakan sendiri bagaimana manfaat hutan mangrove yang ada di pesisr pantai tersebut. “saya tidak ingin mangrove ini di tebang, zaman bupati kayong utara pertama dulu, yakni pak syarif umar berpesan suapaya kami menjaganya, sebab kalau sudah rusak seperti pantai pasir mayang sebelah barat sana nanti yang kena bencananya juga kita sendiri”. ungkap Syahroni menerangkan.

Kepala lembaga Masyarakat Peduli mangrove kayong utara (MPM KKU), Abdul Rahman mengungkapkan bahwa, “inilah berkah adanya hutan mangrove, sesungguhnya masih banyak manfaat lain yang dapat di rasakan masyarakat dari pohon mangrove tersebut”. ungkap Abdul Rahman

Untuk ke depan ia bersama kelmpoknya, juga akan memperhatikan dan memperjuangkan nasib nelayan dan penduduk pesisir pantai yang dekat dengan kawasan mangrove. salah satu uapaya yang di lakukan itu bertujuan untuk mengikat masyarakat agar menjaga kelestarian alam demi keberlangsungan alam yang hijau dan sehat.  (MIFTAHUL HUDA).

 

Posted on 17 Maret 2015, in lingkungan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: