Mengasah Kecerdasan Dengan Menggambar


Mengasah kreativitas dengan menggambar w

TIDAK perlu menunggu usia TK untuk melatih motorik halus anak yang saat ini berusia 10 Tahun yang di kenal dengan nama Epril. Sejak dini, ia sudah biasa melakukan kegiatan menulis dan menggambar adalah kegiatan yang paling ia gemari. Saat ini ia sudah duduk di bangku kelas V sekolah Dasar negeri 5 Simpang Hilir. Epril dengan nama lengkap………….ini adalah Putri dari dua bersaudara pasangan Mayesli Sandra Dan Tutus, keduanya adalah orang tua yang sama sama berprofesi sebagai guru.

Menurut Mayesli sandra, anaknya Epril sudah pandai melukis sejak dari kecil, “dengan Kegiatan ini sekaligus bisa mengasah kecerdasan serta menimbulkan kreativitas dalam dirinya”. ungkap Sandra sapaan akrabnya. Saat di sambangi kerumahnya yang berada di Trans Siput desa Rantau panjang, Epril sedang tekun belajar bersama ibunya. Sang Ibu menjelaskan, bahwa dalam belajar epril sangat senang apabila di bimbing dan di ajak berdiskusi, aplagi menjelang ulangan umum semester Epril lebih sering belajar ketimbang bermain ungkap sang ibu.

???????????????????????????????

Dalam prestasinya di dunia melukis, epril pernah memenangi loma menggambar pada lomba FLS2N tingkatan SD se Kabupaten kayong utara, pada bulan maret 2014. Meski begitu ia merasa biasa saja dengan prestasi itu, sebab tanpa lomba pun ia memang sudah hobi menggambar. Di jelaskan oleh sang ibu, bahwa Epril ini jika sudah menggambar biasanya saat hari minggu, ia betah berlama lama di depan komputer.

Dengan software sederhana, yakni Paint tangan epril lincah memainkan Mouse. Epril mengaku lebih senang menggambar lewat komputer dari pada menggambar manual, sebab menurutnya jika menggambar lewat komputer, hasil gambarnya bisa di modifikasi sesuai keinginan, misalnya saja di kembangkan dalam bentuk anmasi atau tiga dimensi. Memang hebat dan patut di acungi jempol sukuran anak SD, sudah bermain main dengan Animasi dan Tiga dimensi lantaran awalnya di picu karena Hobi.

WK coba coba melihat hasil karya gambar digital yang ia hasilkan di komputer. Banyak ragam gambar yang ia buat, dari mulai gambar mati hingga gambar bergerak, bahkan epril sudah mampu menginputkan audio kedalam sebuah gambar layaknya film kartun bicara. Dari beberapa karya digitalnya, epril juga sudah dapat menjelaskan bagaimana ia mendapat materi pelajaran di sekolah yang ia interpretasikan dalam bentuk karya Visual. Misalnya tentang proses metamorfosis, ia sudah dapat membuat gambar lengkap dengan animasinya. Walaupun sederhana namun tidak mudah untuk ukuran seorang anak kecil untuk melogikakan sesuatu yang sesnungguhnya tidak mudah di pahami, bahkan orang dewasa sekalipun.

Di ceritakan oleh Mayesli sandra ketika maa kecil epril kerap kali Bermain-main dengan pensil, krayon, atau cat lukis pada sebidang kertas ia sangat keasyikan dengan dunianya. Kegiatan menulis, menggambar, atau mewarnai ini bukan hanya menyenangkan baginya. Namun Lebih dari itu, ada manfaat besar di balik kertas-kertas yang berserakan, baju, dan lantai yang kotor, ataupun tangannya yang penuh jejak krayon, spidol, dan cat lukis. Sandra sengaja membiarkan epril dengan karyanya hal itu selain ia senang juga berfungsi untuk merangsang syaraf motorik.

Nazril Hijar, Kabid PNF dinas Pendidikan kabupaten kayong utra mengungkapkan bahwa, menggambar memberikan kesempatan bagi anak untuk memiliki ruang kreativitas yang lebih baik dari menghafal.
“kalau saja anak-anak di suruh banyak menghafal, maka mereka akan cepat lupa di kemudian hari.
Walaupun mereka bisa mengingat, namun perlu di garas bawahi bahwasanya belum tentu mereka mengerti apa yang disampaikan oleh guru,”  ungkap nazril .

Lewat menulis ataupun menggambar, setidaknya ada empat kecerdasan yang dilatih, yaitu cerdas gerak, gambar, diri, dan cerdas bahasa. Cerdas gerak yakni saat anak membuat gambar, dia sedang melatih gerakan tangannya. Sementara, cerdas gambar adalah bagaimana anak bisa membuat berbagai bentuk yang mereka gambar.

Cerdas diri, melalui gambar, anak bisa membuat gambar yang sesuai dengan imajinasi mereka. Adapun cerdas bahasa, anak mampu mengungkapkan apa yang ingin mereka katakan lewat apa yang mereka gambar. Lebih jauh Amin memaparkan, saraf motorik halus dapat dilatih dan dikembangkan melalui kegiatan dan rangsangan yang berkelanjutan dan rutin.

“Menggambar bukan hanya bentuk mengekspresikan diri. Lebih dari itu, menggambar adalah aktivitas intelektual, cara untuk memahami dunia, mengeluarkan pikiran dan gagasan anak,” kata Eileen Adams, seorang pendidik yang aktif dalam kampanye menggambar, dilansir dariguardian.co.uk.

“Visualisasi lewat menggambar yang dilakukan anak amat vital bagi pemahaman mereka pada masa mendatang, misalnya untuk pelajaran geografi atau matematika. Mereka mengembangkan kemampuan membuat peta dan simbol-simbol lewat gambar,” sambungnya.

Bagi orang tua dengan anak yang suka menggambar, siap-siap saja tembok rumah menjadi sasaran mereka menuangkan kreasinya.

Meskipun Anda sudah menyiapkan kertas kosong atau buku gambar, tapi tetap saja anak lebih suka mengincar dinding sebagai pelampiasan imajinasi mereka. Mengapa demikian? Sebab, saat menggambar di dinding, mereka merasa ikut terlibat di dalam kisah yang mereka gambarkan.

Namun, di samping menggambar, saraf motorik halus juga bisa dilatih melalui kegiatan menyusun balok, memasukkan benda ke dalam lubang, membuat garis, melipat dan merobek kertas, atau mewarnai. Semua aktivitas ini dapat mengeksplorasi kreativitas anak-anak, merangsang motoriknya, dan fungsi kerja otak dalam belajar karena otak dan otot merupakan hal yang saling sinergis.
(MIFTAHUL HUDA)

Posted on 16 Januari 2015, in Pendidikan and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: