Kambing Janda Bersama Alam Sehat Lestari


kambing janda klinik asri kayong utara

* Hutan Terjaga Masyarkat Sejahtera.

“Dengan adanya program kambing untuk janda, di yakini hal tersebut merupakan Bagian dari Puzzel untuk menurunkan perambahan Hutan di areal Taman Nasional Gunung Palung, sebab progra Kambing Janda sangat erat kaitannya dengan Kelestarain Alam”.

Dimulai sejak tahun 2011, sudah ada 130 lebih para ibu ibu janda yang mendapatkan program santunan dari Klinik Alam sehat lestari atau yang biasa di singkat dengan ASRI. Dan sudah lebih dari 170 ekor kambing yang di bagikan dan saat ini berkembang serta beranak pinak yang kesemuanya tersebut terdistribusi ke sembilan desa, terutama desa yang wilayahnya di areal Taman Nasional Gunung Palung.

Kambing untuk janda adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan penghasilan janda dengan memberikan mata pencaharian sebagai peternak kambing. Setiap janda diberikan satu pasang kambing yang terdiri atas 1 ekor kambing jantan dan 1 ekor kambing betina dengan sistem bergulir. Kambing-kambing ini kemudian dipelihara dengan sistem bagi hasil bergulir. Janda yang berhasil memelihara dan mampu menggulirkan kambingnya, maka akan menolong janda lain yang membutuhkan.

Selain untuk meningkatkan kualitas hidup para janda, program kambing untuk janda ini juga bertujuan untuk membantu menyediakan kotoran ternak sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik. Dengan demikian, diharapkan terjadi keselarasan antara program kambing dan kelompok pertanian organik.

Program ini juga melakukan pelatihan “dapur hijau” kepada para ibu janda tersebut agar dapat memanfaatkan kotoran ternak kambing untuk digunakan sebagai pupuk organik untuk menanam berbagai macam sayur. Pendampingan rutin pemeliharaan dan kesehatan kambing kepada para janda yang telah menerima kambing tersebut juga dilaksanakan untuk memastikan keberhasilan program ini.

Program kambing janda ini adalah program yang tergolong unik. Klinik ASRI memberikan persyaratan bantuan kambing ini dengan selektif di antaranya, penerima bantuan adalah janda miskin berumur 50 tahun keatas. Janda janda Calon penerima bantuan daftar nama-namanya diberikan oleh kepala desa secara langsung di desa masing masing. Sebenarnya  Program ini sudah dimulai sejak tahun 2008 lalu dan sampai saat ini pelaksanaannya terus dimonitor oleh Klinik asri serta melalui pembinaan yang Intensif oleh mereka.

Menurut M. Amin  Kepala Desa gunung sembilan, yang mana desanya juga merupakan target penrima bantuan kambing untuk janda menyatakan bahwa, awal mulanya ASRI ingin membantu para warganya terutama yang Janda untuk di berdayakan dengan komitmen untuk menjaga Taman Nasional gunung palung. Tentu dengan adanya sentuhan langsung tersebut ia selaku kepala desa merasa terbantu bila mana Klinik ASRI dapat memberikan pembinaan berupa bantuan langsung mana hal tersebut bermanfaat langsung bagi masyarakat dan secara tidak langsung mendidik mereka supaya mandiri. Jelas M Amien.

Miftah Zamachid, selaku koordinator pertanian program konservasi Yayasan ASRI mengungkapkan bahwa program kambing untuk janda dengan kerusakan lingkungan sangat erat kaitannya, sebab memberikan kesadaran kepada masyarakat terjadap lingkungan tidak hanya cukup dengan penyuluhan penyuluhan saja, namun harus dilakukan lebih dari pada itu dengan sentuhan sentuhan yang megarah pada apa yang bisa di lihat dan dirasakan lagsung oleh mereka.

Miftah juga menjelaskan bahwa motto “Hutan Terjaga Masyarakat sejahtera”, yang di usung oleh Yayasan ASRI merupakan sebuah komitmen yang harus di riilkan dalam sebuah tindakan. Salah satu langkah real tersebut adalah dengan memberikan pemahaman terhadap masyarakat melewati  program program nyata yang bisa di rasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat di sekitar Taman Nasional Gunung Palung.

Salah seorang janda penerima bantuan kambing adalah Fatimah berusia + 64 tahun. Ia mendapat bantuan kambing pada tahun 2012 dan kini telah mempunyai enam ekor kambing. Fatimah menjaga kambingnya sepenuh hati dan jiwanya. Sehari bisa 4-5 jam ia menggembalakan kambing yang dimulai dari pagi hari. Sorenya ia masih mencari umpan untuk dimakan kambingnya di dalam kandang.

Janda dengan 6 anak ini seharian menjaga kambingnya dengan penuh keikhlasan. Dengan ia mendapat bantuan kambing, maka secara ekonomi ia akan di untungkan, apalagi Harga kambing sangat tinggi Kayong Utara, kambing jantan harganya bisa mencapai 80.000 per kilo, kalau kambing betina 50.000 per kilo,” ungkap Fatimah.

Fatimah juga merasa bersyukur dengan bantuan dari Yayasan ASRI, ia juga merasa sangat terbantu degan bantuan tersebut. Fatimah mengaku juga sudah tidak pernah lagi naik Kawasan TNGP melakukan aktivitas yang di larang, bukan hanya dia namun juga warga warga lain di Desa Gunung sembilan dan sekitarnya juga sudah banyak turun gunung. Dengan demikian Alam juga akan terjaga berkat kesadaran dari masyarakat yang ramah akan lingkungan. (MH/20/10/2014).

 

 

Posted on 28 November 2014, in lingkungan and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: