Virus Pergaulan Bebas Remaja Yang Telah Menjamah Bumi Tanah Bertuah…!


virus kenakalan remaja dan solusinya

Fenomena yang cukup mencengangkan terjadi di pelosok Bumi tanah Kayong Utara. Mungkin kita semua tidak akan yakin dan percaya jika virus kenakalan remaja di kayong utara pada saat ini sudah dalam posisi berbahaya.

Dari beberapa data resmi yang di rilis oleh dinas Pendidikan kayong utara pada saat acara sarasehan yang di adakan di gedung Balai Praja, tanggal 12 agustus 2014 yang bertemakan; Solusi Preventif Kenakalan Remaja. Pada Tahun 2014 saja ada 7 kasus untuk tingkat SMA Siswi yang kedapatan hamil dan ada 10 kasus pernikahan sebelum UAN dilaksanakan. Data tersebut merupakan laporan resmi dari sekolah ke Dinas Pendidikan, tidak menutup kemungkinan masih ada beberapa kasus yang tidak terlaporkan.

Bupati Kayong Utara. H. Hildi Hamid, dalam sambutannya mengungkapkan kekhawatirannya terhadap virus kenakalan remaja di kayong utara. Ia mengingatkan dengan tegas bahwa hal tersebut merupakan tugas bersama untuk membina para remaja. Ia juga prihatin akan budaya malu yang saat ini sudah kian tergerus, budaya malu yang ia maksud adalah, malu ketika melakukan perbuatan yang tidak terpuji dan lain sebagaianya. Sebagai orang yang baik hendaknya kita harus berani dan saling mengingatkan terhadap siapa saja yang berbuat tidak terpuji. Ungkap Hildi Hamid

Selaku pemangku kebijakan ia juga mendorong dan mensupport program yang nantinya akan di hasilkan dari hasil sarasehan dari masukan dan diskusi lintas sektoral, stake holder, Ormas Keagamaan, Kepemudaan se kayong utara yang di gelar pada hari itu.

Di sampaikan pula dalam acara tersebut oleh Dinas Pendidikan, rilis data foto exclusive dari Simpang mandiri Production, Foto foto exclusive aktivitas remaja, pelajar di kayong utara yang cukup di luar dugaan. Di ketahui dari beberapa keterangan foto bahwa ternayata tempat tempat wisata di kayong utara seperti pantai Pulau datok, pantai tambak rawang dan lain lain, ternyata di jadikan tempat permesuman terutama di kala sepi ataupun malam hari.

pemuda pemudi mjok semak semak di pantai pulau datok

seronjok-kku-2ss


obrolan-wartakayong-di-warung-kopi-sukadana-erna merokok agik

Dari beberapa foto yang lain terlihat beberapa anak seusia SMP sedang berdua duaan di pantai, mereka sangat menikmati suasana sambil bermesraan tanpa malu malu lagi. Kemudian di dalam foto yang lain menunjukkan aktivitas anak Punk yang juga masih usia SMP yang sedang berkeliaran di jembatan dengan stylenya yang menggambarkan bak anak punk yang ada di berbagai media.

Hilaria Yusnani mengaku bahwa sebelum presentasi, ketika melihat data dan fakta tersebut ia cukup terkejut bahwa aktivitas kenakalan remaja di kayong utara sudah cukup parah. Selaku pihak Dinas Pendidikan ia merasa prihatin atas fenomena tersebut dan menyerukan agar semua fihak dapat bahu membahu untuk mewujudkan perbaikan dan pembangunan mental serta karakter remaja di kayong utara.

Ia juga menekankan kepada semua pihak sekolah SMA yang hari itu semuanya hadir agar dapat memberikan pengawasan serta pembinaan terhadap siswa/inya di sekolah masing masing. Hal tersebut bisa di lakukan dengan cara mengimplementasikan Kurikulum 2013 semaksimal mungkin. Di sampaikannya pula bahwa guru harus betul betul profesional untuk menerapkan kurikulum 2013 yang menitik beratkan pada pendidikan berbasis karakter. Guru di tuntut untuk lebih kreatif dan pro aktif dalam menangani siswa/I. Di lingkungan sekolah fenomena kenakalan remaja bukan hanya Tugas guru guru tertentu saja, namun smua warga di sekolah wajib bertanggung jawab atas fenomena tersebut. Papar Dra. Hilaria Yusnani.

Hadir juga sebagai pemateri dari Pimpinan DPRD Kayong Utara, M Sukardi SE. MM, ia sangat merespon baik upaya yang di lakukan oleh Pihak Dinas Pendidikan bersama semua SKPD dan stake holder serta semua ORMAS se KKU dan para tenaga pendidik yang mau duduk bersama dalam upaya pencarian solusi, guna mencari formula yang tepat untuk menangani measalah kenakalan remaja. Ia memaparkan bahwa fenomena kenakalan remaja pada saat ini perlu perhatian serius, DPRD insyaallah siap mendukung upaya ke depan dalam tataran kebijakan dengan cara pembuatan PERDA yang berhubungan dengan fenomena tersebut.

Sarasehan yang di warnai tanggapan serta diskusi dari para peserta lintas sekotral menghasilkan beberapa point penting mengenai solusi kenakalan remaja di antaranya adalah; mendorong pembuatan PERBUB/PERDA mengenai penanganan preventif, penguatan pendidikan karakter di semua lembaga pendidikan, membangun sejak dini pendidikan karakter melewati PAUD dan lingkungan rumah tangga, serta pentingnya kerja sama dari semua pihak untuk mendukung program pencegahan kenakalan remaja agar tidak menjangkit secara luas.MH/12/08/2014

Posted on 13 Agustus 2014, in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: